Khutbah Jumat di Masjid Al Barkah ITC Depok: “Kematian Itu Misteri, Tapi Pasti
Khutbah disampaikan oleh Drs. KH. M. Hudanul Shidiq yang menekankan bahwa kematian merupakan sesuatu yang tidak diketahui waktunya, namun pasti akan datang kepada setiap manusia. Oleh karena itu, setiap Muslim diingatkan untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat keimanan, serta menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia
Mediateduh.com,Depok – Suasana khusyuk menyelimuti pelaksanaan khutbah Jumat di Masjid Al Barkah ITC Depok pada Jumat (1/5/2026) siang. Khutbah yang dimulai sekitar pukul 11.50 WIB ini mengangkat tema mendalam, “Kematian Itu Misteri, Tapi Pasti”, yang mengajak jamaah untuk merenungi hakikat kehidupan dan mempersiapkan diri menghadapi akhir kehidupan.
Khutbah disampaikan oleh Drs. KH. M. Hudanul Shidiq yang menekankan bahwa kematian merupakan sesuatu yang tidak diketahui waktunya, namun pasti akan datang kepada setiap manusia. Oleh karena itu, setiap Muslim diingatkan untuk memperbanyak amal kebaikan, memperkuat keimanan, serta menjaga hubungan baik dengan Allah SWT dan sesama manusia.
Dalam penyampaiannya, khatib juga mengajak jamaah untuk selalu meningkatkan rasa syukur, kesabaran, dan keikhlasan dalam menjalani kehidupan, termasuk saat menghadapi berbagai ujian dan kesulitan.
Menutup khutbah, dipanjatkan doa yang penuh harap kepada Allah SWT, memohon keberkahan hidup, kesehatan, serta keselamatan dunia dan akhirat. Berikut doa yang dibacakan:
اللَّهُمَّ فِي يَوْمِ الْجُمُعَةِ الْمُبَارَكِ، بَارِكْ لَنَا فِي أَعْمَارِنَا، وَارْزُقْنَا الصِّحَّةَ وَالْعَافِيَةَ، وَاجْعَلْنَا مِنَ الشَّاكِرِينَ الصَّابِرِينَ الْمُخْلِصِينَ، وَافْتَحْ لَنَا أَبْوَابَ الرِّزْقِ الْحَلَالِ، وَاجْمَعْنَا مَعَ أَهْلِنَا فِي سَكِينَةٍ وَمَوَدَّةٍ وَرَحْمَةٍ، وَاخْتِمْ لَنَا بِحُسْنِ الْخَاتِمَةِ.
Artinya:
“Ya Allah, di hari Jumat yang penuh berkah ini, berkahilah usia kami, karuniakan kesehatan dan keselamatan. Jadikan kami hamba yang senantiasa bersyukur, bersabar, dan ikhlas. Bukakanlah jalan rezeki yang halal, anugerahkan keluarga yang sakinah, mawaddah, dan rahmah, serta wafatkan kami dalam keadaan husnul khatimah.”
Khutbah ini menjadi pengingat kuat bagi jamaah bahwa kehidupan di dunia bersifat sementara. Dengan kesiapan iman dan amal, diharapkan setiap insan dapat menghadapi kematian dengan tenang dan mendapatkan akhir yang baik.
(Kontributor: Riski)
