Skip to main content

Rezeki Adalah Ujian, Umat Diajak Bersyukur dan Bersabar atas Ketetapan Allah

ILustrasi:Karena banyak orang menilai kemuliaan dari harta dan jabatan, padahal dalam Islam ukuran kemuliaan adalah ketakwaan.
Dengan memperkuat iman, bersyukur saat mendapat nikmat, serta bersabar ketika menghadapi ujian dan kesempitan hidup.

Mediateduh.com,Jumat, 15 Mei 2026 menjadi momentum pengingat bagi umat Islam bahwa rezeki bukan sekadar ukuran kekayaan atau kemiskinan, melainkan ujian dari Allah SWT untuk melihat sejauh mana manusia mampu bersyukur dan bersabar dalam menjalani kehidupan.

Pesan penuh hikmah tersebut mengingatkan bahwa seseorang yang hidup dalam kemewahan belum tentu dimuliakan di sisi Allah, begitu pula mereka yang hidup dalam keterbatasan bukan berarti dihinakan. Dalam Islam, setiap keadaan merupakan bagian dari ujian kehidupan yang harus dijalani dengan iman dan ketakwaan.

Dalam tausiyahnya, umat diajak memahami bahwa kebahagiaan sejati bukan terletak pada banyaknya harta, melainkan pada hati yang ridho terhadap ketetapan Allah SWT. Sikap syukur saat memperoleh nikmat dan kesabaran ketika menghadapi kesulitan menjadi kunci ketenangan hidup seorang mukmin.

Rasulullah SAW bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ، إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Artinya:
“Sungguh mengherankan urusan orang yang beriman, karena seluruh urusannya adalah kebaikan. Dan hal itu tidak dimiliki kecuali oleh orang beriman. Jika ia mendapatkan kesenangan, ia bersyukur, maka itu baik baginya. Jika ia ditimpa kesusahan, ia bersabar, maka itu pun baik baginya.”
(HR. Muslim No. 7692)

Pesan keislaman tentang rezeki sebagai ujian hidup bagi manusia.Ditujukan kepada seluruh umat Islam agar meningkatkan rasa syukur dan kesabaran.

Jumat, 15 Mei 2026.
Disampaikan sebagai renungan dan dakwah keislaman di tengah kehidupan masyarakat.

Karena banyak orang menilai kemuliaan dari harta dan jabatan, padahal dalam Islam ukuran kemuliaan adalah ketakwaan.
Dengan memperkuat iman, bersyukur saat mendapat nikmat, serta bersabar ketika menghadapi ujian dan kesempitan hidup.

Pesan ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat agar tidak sombong ketika diberi kelapangan rezeki dan tidak putus asa saat menghadapi kesulitan. Sebab, setiap keadaan yang Allah tetapkan mengandung hikmah dan kebaikan bagi orang-orang yang beriman.

(Kontributor: Riski)