Pasha Ungkap Kritik Lewat Lagu, Ingatkan DPR Jaga Lisan dan Sikap
Pasha Ungu
Jakarta – Musisi sekaligus politisi, Sigit Purnomo Syamsuddin Said atau lebih dikenal sebagai Pasha “Ungu”, kembali menyampaikan pesan kritisnya melalui sebuah lagu yang ditujukan kepada para wakil rakyat di DPR.
Dalam lirik lagu tersebut, Pasha mengingatkan bahwa setiap kata yang diucapkan pejabat publik bisa menjadi doa, tetapi juga bisa melukai rakyat jika disalahgunakan. Ia menegaskan, gaya hidup mewah para wakil rakyat tidak seharusnya dipertontonkan, karena amanah sesungguhnya adalah bekerja untuk kepentingan masyarakat.
“Jangan buat luka dengan tutur kata dan gaya hidupmu yang mewah semata. Seluruh tenaga dan pikiran seharusnya untuk mereka, rakyat yang percaya dan menunggu cinta nyata,” demikian bunyi potongan lirik yang ia tulis.
Menurut Pasha, bila rakyat marah, tak ada satu pun yang mampu berdiri tegak. Ia juga mengingatkan pesan Nabi Muhammad SAW, bahwa keselamatan manusia ada pada lisannya. Karena itu, para pejabat diminta menjaga ucapan, sikap, dan tidak menebar kata-kata yang bisa mematikan asa bangsa.
Lewat lagu tersebut, Pasha menyerukan pentingnya saling menghormati dan menyayangi agar bangsa tetap jaya. Pesannya jelas: DPR jangan membuat luka dengan ucapan atau gaya hidup yang menyakiti hati rakyat.
Pasha berharap, suara yang ia sampaikan lewat musik bisa mengetuk hati para wakil rakyat untuk kembali pada esensi perjuangan politik: mengabdi kepada rakyat, bukan memperkaya diri.
(Kontributor: Setiyo)
