HUT PEPABRI ke-67, Purnawirawan Kabupaten Bogor Teguhkan Komitmen Menjaga Keutuhan NKRI
Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) di Kabupaten Bogor berlangsung khidmat dan penuh makna kebangsaan, Selasa (15/9/2026).
Mediateduh.com,BOGOR — Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-67 Persatuan Purnawirawan Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (PEPABRI) di Kabupaten Bogor berlangsung khidmat dan penuh makna kebangsaan, Selasa (15/9/2026).
Mengusung semangat pengabdian yang tidak mengenal batas usia, peringatan tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar PEPABRI untuk mengenang jasa para pahlawan sekaligus memperkuat komitmen menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke Taman Makam Pahlawan sebagai bentuk penghormatan kepada para pejuang yang telah gugur dalam mempertahankan kemerdekaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan donor darah, anjangsana, serta pembagian sembako kepada warakawuri dan anak yatim.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPC PEPABRI Kabupaten Bogor, (Purn) M. Imran.
Suasana haru menyelimuti prosesi ziarah. Para purnawirawan memberikan penghormatan dan menaburkan bunga di atas pusara para pahlawan. Momen tersebut menjadi pengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih melalui perjuangan panjang, pengorbanan, dan keberanian para pendahulu bangsa.
Semangat pengabdian juga terlihat dalam berbagai kegiatan sosial yang digelar. Meski telah menyelesaikan masa tugasnya sebagai prajurit, para purnawirawan tetap menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat dan lingkungan sekitar.
Dalam sambutannya, (Purn) M. Imran mengungkapkan rasa haru saat menyaksikan drama kolosal yang menggambarkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
> “Melihat drama kolosal tadi saya merasa sangat terharu, di mana para pejuang memperebutkan negara Indonesia dengan mengorbankan nyawa dan bertempur penuh semangat,” tuturnya.
Menurutnya, semangat perjuangan para pahlawan harus terus diwariskan kepada generasi penerus. Nilai keberanian, pengorbanan, loyalitas, dan kecintaan terhadap Tanah Air tidak boleh luntur meskipun seseorang telah memasuki masa purnawirawan.
“Pengabdian seorang prajurit tidak berhenti ketika seragam dilepas. Pengabdian dapat terus diwujudkan melalui pemikiran, gagasan, pengalaman, keteladanan, serta kepedulian terhadap masyarakat dan bangsa,” ujarnya.
Ia pun mengajak seluruh keluarga besar PEPABRI untuk senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan, serta berperan aktif dalam kehidupan bermasyarakat.
Menurutnya, purnawirawan memiliki tanggung jawab moral untuk terus menanamkan semangat kebangsaan dan memperkokoh keutuhan NKRI.
### Purnawirawan Dinilai Berperan Penting dalam Pembentukan Karakter Generasi Muda
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Bogor yang hadir mewakili Bupati Bogor turut menyampaikan apresiasi atas kiprah dan pengabdian para purnawirawan.
Ia menilai, keluarga besar PEPABRI memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar moral bangsa, terutama dalam mewariskan nilai kedisiplinan, loyalitas, nasionalisme, persatuan, dan keteladanan kepada generasi muda.
Pengalaman panjang serta perjuangan para purnawirawan dinilai menjadi modal sosial yang berharga dalam membangun karakter generasi penerus bangsa.
“Nilai-nilai perjuangan, kedisiplinan, dan semangat kebangsaan yang dimiliki para purnawirawan perlu terus diwariskan kepada generasi muda,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
Peringatan HUT PEPABRI ke-67 di Kabupaten Bogor pun tidak hanya menjadi perayaan hari jadi organisasi, tetapi juga momentum untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
Melalui kegiatan sosial, penghormatan kepada para pahlawan, serta penguatan persatuan, keluarga besar PEPABRI menunjukkan bahwa semangat perjuangan tidak pernah mengenal kata pensiun.
Dirgahayu PEPABRI ke-67. Semangat pengabdian terus menyala, persatuan tetap terjaga, dan NKRI senantiasa tegak untuk selamanya.
(Kontributor: Riski)
